Check Page Rank of your Web site pages instantly:

This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service

Kamis, 31 Maret 2011

Penjelasan Kriss S.V.D

Bagi agan2 yang sering main PB, pasti tau senjata ini.. Kriss S.V.D, demikian namanya, adalah salah satu SMG paling terkenal di PB, karena dewa banget. Damage gede, akurasi mangstab abis, dan pada akhirnya di-ban di kompetisi gara2 terlalu dewa. Tapi ane pertama kali liat fisik senjata ini dari serial CSI:NY. Di salah satu episodenya(yang kebetulan ane liat) ditunjukkan kemampuan senjata ini dengan jelas. Dengan Kriss ini, orang bisa menembak dua peluru dalam satu lubang. 




Artinya, senjata ini tidak kocak/goyang sama sekali.. Mau tau rahasianya??
Sabar gan.. pertama2 kita liat sejarahnya dulu.
Sejak dulu, semua jenis Machine Gun maupun SMG memiliki maslah yang sama, yaitu recoil yang sangat besar. Masalah ini menyebabkan pengguna senjata jenis ini harus sering menggerakkan senjatanya agar tetap menembak pada satu titik, dan hal ini sungguh merepotkan terutama dalam perang. Hal ini selalu terjadi sesuai dengan Hukum III Newton.
Spoiler for Hukum III Newton:
Jika benda pertama melakukan gaya pada benda ke dua, maka benda kedua akan melakukan gaya yang sama besar pada benda pertama, tetapi arahnya berlawanan dengan arah gaya yang diberikan benda pertama. Secara matematis, huklum 3 Newton dinyatakan sebagai berikut:
F(aksi) = -F(reaksi)
Syarat-syarat gaya aksi reaksi yaitu:
1. Arahnya berlawanan.
2. Besarnya sama (karena sistem diam).
3. Bekerja pada benda yang berbeda, F(aksi) pada benda yang diberi gaya dan F(reaksi) pada pemberi gaya

Kira2 gambarnya kaya gini nih gan..

Masalah ini adalah yg dipikirkan oleh para perancang senjata pada Transformational Defense Industries atau lebih dikenal dengan nama TDI. Mereka ingin membuat senjata yg dapat menghilangkan masalah klasik tadi. Setelah sekian lama penelitian, mereka akhirnya menemukan suatu solusi, solusi ini disebut dengan Kriss Super V System. Mereka mengambil nama senjata dari senjata tradisional orang Jawa, Keris.
Sistem ini tetap berdasar pada Hukum III Newton. Namun, para engineer TDI dengan cerdik menyiasati Hukum ini. Tidak seperti senjata lainnya, dimana gaya reaksi diarahkan ke pundak penembak, menyebabkan recoil dan pembelokan arah moncong senjata, KRISS System mengarahkan gaya ini ke bawah, membuat recoil tidak dirasakan lagi oleh penembak, dan mereka bisa menembak dengan akurat.. mereka mengklaim bisa mengurangi 60% recoil dan 95% perubahan arah laras senjata. Dan pada kenyataannya, senjata ini bisa menembak dua peluru tepat di satu titik!
Bagaimana mereka bisa membelokkan gaya recoil ? Ini penjelasannya
Spoiler for Pistol biasa:
Spoiler for cara kerja Kriss:

Di smg biasa, ada berbagai cara untuk menekan recoil, diantaranya dengan membuat semacam lubang2 di ujung laras. Usaha juga dilakukan dengan memakai peluru milik pistol yang lebih stabil. Namun, pada akhirnya recoil akan terjadi, karena ada gerakan semacam selongsong yang mengarah ke belakang.
Para desainer Kriss dengan cerdik mengubah arah kerja selongsong, dari yang sebelumnya ke belakang, menjadi ke bawah. Mereka menanamkan per agar selongsong bisa kembali ke tempat semula. Itulah bagaimana cara mereka membelokkan recoil.
Ini adalah komentar dari beberapa pengguna senjata..
Quote:
?Represents a new direction for recoil mitigation in firearms design. (Mempersembahkan cara baru untuk mengurangi recoil)? American Rifleman
 
?Best ever SMG! (SMG terbaik di dunia!)? Guns & Weapons for Law enforcement Magazine

?The CQB weapon of choice!? DiscoveryChannel?s ?FutureWeapons?

?Taking the?kick?out of kickback means fewer errant bullets on the battle-field (Mengurangi recoil berarti mengurangi peluru nyasar di peperangan)? Popular Science 100 Best Innovations of the Year

?Extremely easy to keep on target. (Sangat mudah untuk tetap akurat)? American Rifleman

?Recoil was amazingly light?just as advertised?and the red dot never recoiled off-target. (Recoil benar-benar ringan, seperti di iklan, dan pisir tak pernah keluar dari target)? Mike Detty untuk Police Magazine.

0 komentar:

Poskan Komentar

Bila berkenan, dimohon untuk berkomentar...
:)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...